DOWNLOAD APLIKASI

Bantu UMKM Indonesia di Tengah Krisis Pandemi COVID-19

shape image

Bantu UMKM Indonesia di Tengah Krisis Pandemi COVID-19

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) merupakan salah satu dari banyak pihak yang merasakan dampak negatif dari wabah COVID-19.
Sektor UMKM Indonesia kian resah karena semakin lama omzet yang dihasilkan semakin menurun. UMKM yang dimaksud adalah penjual pulsa, pedagangan asongan, warung makan, hingga pedagang yang biasa berjualan di pasar.

Di masa pandemi ini, aktivitas masyarakat di luar ruangan cenderung berkurang. Ini membuat pendapatan para pelaku UMKM jadi ikut merosot.
Mereka mulai merasa kesulitan dalam menyeimbangkan arus kas. Termasuk memenuhi kebutuhan operasional produksi karena omzet yang didapat tidak sesuai harapan, bahkan sebagian UMKM sudah berada di ambang kritis dan merugi.
Memang, pemerintah sudah berusaha keras mengatasi dan merencanakan berbagai kebijakan untuk mendukung UMKM, seperti restrukturisasi kredit, peningkatan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR), relaksasi pajak, hingga pelayanan terkait ekspor-impor.
Sebagai makhluk sosial, sudah sepatutnya kita semua saling membantu. Tidak hanya pemerintah yang harus turun tangan, kamu pun sebaiknya turut serta mengulurkan bantuan.
Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk membantu UMKM Indonesia di tengah krisis pandemi COVID-19 ini? Berikut adalah cara sederhana yang bisa kamu terapkan.
1. Beli Kebutuhan di Warung Langganan
Tentunya, banyak dari kamu yang masih membeli keperluan pokok seperti sembako atau panganan ringan di supermarket.
Tidak ada yang salah sih, tapi alangkah lebih baik lagi jika kamu membelinya di warung-warung kecil dekat rumah. Mereka akan sangat senang dan merasa terselamatkan karena produk dagangannya masih laku terjual.
Dengan begitu, mereka bisa kembali memutar penghasilannya sebagai modal bagi produk lain yang sudah habis. Keuntungannya pun bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga mereka.
Jangan khawatir, rata-rata pemilik warung menjual produk dagangannya dengan harga bersaing yang normal. Bahkan, jika ditelusuri lebih lanjut, banyak produk yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di supermarket.
Bayangkan saja, jika tidak ada kamu yang membeli produk jualan mereka, siapa lagi yang akan membantunya?
2. Beli Makanan Melalui OjekOnline
Sejak adanya gerakanSocial Distancingdan juga Physical Distancing, sebagian besar rumah makan di pinggir jalan atau di dalam mall sangat sepi pengunjung. Bahkan, kini pemerintah melarang masyarakat untuk makan langsung (dine in) di lokasi.
Untuk mengatasinya, kamu bisa kok tetap membeli makanan mereka dengan caratake away(dibawa pulang) atau memesannya secaraonlinemelalui aplikasi Grabfood atau GoFood.
Jadi, jangan ragu untuk membeli hasil masakan dari warteg langganan, juga jajanan yang dijual oleh para pedagang asongan pinggir jalan, walaupun wabah corona masih tersebar di sekitar kita.
Tidak perlu khawatir, yang terpenting yaitu tetap pakai masker ke mana pun kamu pergi dan selalu cuci tangan setelah memegang sesuatu. Dengan begitu, para pemilik UMKM merasa untung dan kamu pun akan terjaga dari penularan virus.
Siapa bilang menjaga jarak karena virus corona bisa menghalangi kamu untuk tetap membantu UMKM Indonesia?
3. Beli Pulsa di Counter Pinggir Jalan
Tidak hanya pedagang asongan, warteg, dan warung kecil saja yang terkena dampak krisis dari pandemi COVID-19, penjual pulsa pun juga merasakannya.
Ini disebabkan karena pembatasan masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah. Karena hal tersebut, kebanyakan orang memilih untuk membeli pulsa dan kuota internet melalui m-Bankingataue-Commerce.
Padahal kebutuhan pulsa dan kuota internet cenderung meningkat dibandingkan sebelum terjadi pandemi corona karena hampir semua orang menghabiskan banyak waktunya di dalam rumah.
Terlebih lagi, bagi karyawan yang dipekerjakan dari rumah atau Work From Home (WFH), mereka tentu membutuhkan internet dalam jumlah besar untuk menunjang pekerjaannya.
Namun, fakta tersebut tidak mempengaruhi omzet para penjual pulsa. Malah justru sebaliknya, pendapatan semakin menurun tanpa bisa berbuat apa-apa.
Nah, inilah saatnya bagi kamu untuk membantu mereka yang kesulitan. Penjual pulsa juga termasuk UMKM, lho.
Yuk, bantu sebisa mungkin agar mereka tetap bisa mempertahankan usahanya!
4. Berikan Tip Tambahan
Tidak jarang para pelaku UMKM mengeluh akan penghasilan mereka yang berkurang dari hari ke hari dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Masalah tersebut membawa mereka pada ketidaklancaran dan ketidakseimbangan arus kas.
Mau tidak mau, mereka membuka cadangan uang supaya arus kas tetap berjalan dengan normal. Namun, bagaimana jika cadangan uang yang mereka miliki habis?
Apabila kamu melakukan pembelian di beberapa toko kelontong, pedagang asongan, atau jasa laundry pakaian, jangan segan-segan memberi mereka sedikit tip tambahan. Terutama bagi toko atau warung yang terlihat sepi pelanggan.
Ini adalah salah satu hal kecil yang bisa kamu lakukan untuk mempertahankan keberadaan mereka. Tentu saja, walaupun sedikit, bantuan ini sangat berharga.
5. Danai UMKM untuk Tambahan Modal Usaha
Seperti yang diketahui, pemerintah sedang memproses aliran dana bantuan sosial untuk UMKM di Indonesia melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tahap II sebesar Rp7 triliun. Namun, tidak ada yang tahu kapan dana tersebut cair dan disalurkan.
Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya saling bahu membahu demi kesejahteraan bersama.
Saat ini, para pelaku UMKM membutuhkan modal tambahan untuk mempertahankan bisnis yang mereka punya. Salah satu solusi yang bisa kamu lakukan untuk membantu mereka adalah menyisihkan sebagian uang untuk mendanai bisnis mereka.
Lebih cepat, lebih baik bukan?
Kapan lagi bisa membantu dan memperbaiki perekonomian banyak keluarga di Indonesia?
#SiapapunBisa membawa pengaruh baik bagi sesama, yuk tingkatkan kepedulian kamu dengan membantu para pelaku UMKM di tengah krisis pandemi COVID-19 ini! Mari dukung gerakan #LokalSupportLokal!
Copyright © KIOS PULSA MURAH - Perusahaan Distributor Pulsa All Operator Termurah dan Terpercaya.